Rapat Koordinasi Kebijakan Penanggulangan dan Pengendalian Virus Corona di Kalimantan Barat

Senin, 23 Maret 2020 12:40 WIB   0 Komentar   70 view
Image

Dalam rangka mengantisipasi perkembangan dan penyebaran Virus Corona serta langkah-langkah yang perlu diambil dalam penanganan Virus Corona, Pemerintah Provinsi Kalbar melalui Biro Kesra Setda Provinsi Kalbar melaksanakan Rakor Kebijakan Penanggulangan dan Pengendalian Coronavirus Desease 2019 (Covid-19) pada  tanggal 9 Maret 2020 bertempat di Ruang Rapat Praja II Ktr. Gubernur.

Rakor Kebijakan Penanggulangan dan Pengendalian Coronavirus Desease 2019 (Covid-19) dibuka oleh Sekda Provinsi Kalbar  A.L. Leysandri, SH, dan dihadiri oleh Kepala Dinas OPD terkait  di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar, Instansi Vertikal Provinsi Kalbar, Sekretaris Daerah, Asisten dan Kadis Kesehatan Kabupaten/Kota serta stakeholders terkait dengan narasumber yaitu Kadis Kesehatan Provinsi Kalbar dan Imigrasi TPI Pontianak.

Pada sambutannya, A.L. Leysandri mengatakan bahwa penyebaran Covid-19 telah menjadi  status kedaruratan kesehatan masyarakat dunia yang ditandai dengan penyebaran penyakit menular dan menimbulkan bahaya kesehatan serta berpotensi menyebar lintas wilayah dan negara. Pemerintah Provinsi Kalbar telah melakukan beberapa tindakan pencegahan yaitu dengan dikeluarkannya Instruksi Gubernur Kalbar Nomor: 800/0351/SEKRT-A/2020 tentang Kewaspadaan Terhadap Masuknya Virus Corona di Kalbar. Namun perlu diingat, masalah kesehatan bersifat multidimensi, lintas batas dan antar wilayah. Tidak hanya terkait dengan kesehatan, tapi juga dapat berpengaruh terhadap sektor lainnya, seperti menurunnya jumlah wisatawan, menghilangnya masker kesehatan, termasuk bukan tidak mungkin kebutuhan pokok yang akan ditimbun juga oleh masyarakat dan orang-orang yang tidak bertanggung jawab, atau bahkan mungkin timbul masalah diskriminasi terhadap orang-orang yang dicurigai terkena virus tersebut, dan berbagai bentuk lain yang sangat merugikan kita semua, terlebih ada beberapa pos lintas batas negara yang membuat posisi Kalimantan Barat rentan terhadap penularan Covid-19.

Sekda juga menekankan bahwa masalah Covid-19 menjadi tanggung jawab bersama antara Pemerintah Pusat, Provinsi, dan Kabupaten/Kota bersama para stakeholder terkait. Saling bahu membahu dalam menanggulangi dan mengendalikan Covid-19 di Kabar  sesuai dengan fungsi dan kewenangan masing-masing. Sekda juga berharap, rakor ini dapat merumuskan berbagai rencana tindak lanjut  baik yang dilakukan secara terpadu maupun partial oleh masing-masing stakeholder. Dan dapat dibentuk Tim Siaga Darurat yang melibatkan lintas sektor dengan pembagian tanggung jawab yang jelas, agar tidak ada saling lempar tanggung jawab terhadap tugas masing-masing, termasuk di kabupaten/kota. 

( Sumber: kalbarprov.go.id )

 

 

Oleh: (Priatiningsih, S.Sos)